Penerimaan Bansos Salah Sasaran, Mensos Rismaharini : Saya Akan Cek Langsung

- 19 Juli 2021, 08:00 WIB
Kemensos Tri Rismaharini mengaku banyak bansos salah sasaran.
Kemensos Tri Rismaharini mengaku banyak bansos salah sasaran. /Dokumen Setkab

Pedoman Tangerang - Mensos Tri Rismaharini mengakui bahwa masih ada kesalahan penyaluran penerima bansos. Bahkan, ada warga yang menjadi penerima Bantuan Sosial Tunai (BST), ternyata punya rumah tiga lantai.

Bu Risma diketahui menerima laporan dari orang khususnya terkait penerima bansos warga Jakarta yang memiliki rumah gedongan.

Mensos Tri Rismaharini mengungkapan kecolongannya dalam mendata penerima bansos atau salah sasaran.

Baca Juga: Terkena Razia PPKM Desy Ratnasari : Ajarkan Sikap Disiplin dan Taat Aturan

Risma kemudian menelusuri alamat warga tersebut. Dari situlah terungkap bahwa ternyata penerima bansos berbeda dengan warga yang melapor tadi, hanya saja nama mereka sama.

"Ternyata orang itu yang namanya sama, dia pindah tempat. Kita cari lagi oh memang dia belum terima yang satunya. Tapi yang satunya sudah terima. Aku ngomong kita harus cek kayaknya, rumahnya seperti apa, ternyata rumahnya berlantai 3," ungkap Risma, Jumat 16 Juli 2021.

Melihat kejadian ini, Bu Risma ingin mendatangi rumah warga Jakarta yang dikabarkan memiliki rumah tiga lantai menerima bansos.

Baca Juga: Viral, Media Sosial Dihebohkan dengan Kabar Kondisi Susilo Bambang Yudhoyono Sakit dan Kritis, Cek Faktanya!

"Aku ngomong kayaknya kita harus cek rumahnya seperti apa dan ternyata rumahnya berlantai 3," kata dia.

Oleh sebab itu, Bu Risma menyampaikan, saat ini Kemensos tengah melakukan peninjauan di lapangan. Dia juga ingin membenahi kualitas data penerima bantuan sosial.

"Jadi saya berharap yg begitu tolong lah sadar diri," tutur dia.

Mantan Walikota Surabaya menyebutkan, saat ini pihaknya terus bekerja ke lapangan, turun langsung untuk mengecek kualitas penerima bantuan sosial dari Kemensos.

Baca Juga: Ugal-ugalan Murni Tabrak Arimbi di Tol Tangerang – Merak

"Kami harus mengecek, kontrol kualitas apakah orangnya ada, apa namanya orangnya benar-benar berhak, atau mungkin orangnya ada," kata dia.***

Editor: Alfin Pulungan


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah