Saat Deddy Tanya Luhut Mengapa Sering Ditunjuk Jokowi Tangani Masalah Genting

- 6 Juli 2021, 22:48 WIB
Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan saat berbincang dalam podcast Deddy Corbuzier berjudul
Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan saat berbincang dalam podcast Deddy Corbuzier berjudul /Foto: Tangkapan layar Channel Deddy Corbuzier.

Pedoman Tangerang - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menanggapi kebingungan publik soal dirinya yang sering ditunjuk menangani masalah dalam negeri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sebagaimana diketahui, purnawirawan TNI dengan gelar bintang empat itu ditunjuk Jokowi sebagai koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat selama 18 hari. Penunjukkan Luhut untuk mengawal pandemi sudah dua kali dilakukan Jokowi.

Pertama, pada September 2020 lalu ia ditunjuk Jokowi untuk menurunkan angka kasus Covid-19 di sembilan provinsi dalam waktu dua Minggu. Hasilnya tak ada perubahan berarti yang dilakukan Luhut. Bahkan, kecendrungan penambahan kasus nasional terbukti meningkat.

Akhir Juni lalu, Luhut kembali ditunjuk sebagai 'panglima' PPKM Darurat untuk membuat formulasi yang tepat dalam menanggulangi kasus harian yang semakin menggila.

Baca Juga: Singapura Siap Hidup dengan Covid : Luhut Urus 6 Juta Orang Sama 270 Juta Jangan Disamakan

Dalam Podcast yang ditayangkan di akun YouTuber Deddy Corbuzier, Selasa, 6 Juli 2021, Luhut mengungkapkan mengapa Jokowi kerap mengandalkan dirinya menangani masalah-masalah genting, seperti bencana pandemi yang saat ini melanda negeri. Hal itu ia ungkapkan saat Deddy bertanya dengan mencurahkan rasa penasaran publik soal alasan dibalik penunjukkan Luhut.

"Banyak masyarakat nanya, kenapa kalau Pak Jokowi ada suatu hal yang genting, pasti nama Pak Luhut yang memerintah?," ujar Deddy menanyakan.

Dengan senyum tersipu, Luhut tak lekas memberikan jawaban lugas. "Ah enggak semuanya sih, ada yang lain juga," ucap Luhut sambil matanya menengok-nengok ke atas.

"Kalau itu kamu tanya Presiden lah, tapi saya enggak merasa juga, saya sama seperti menteri yang lain. Mungkin saya lebih tua dari banyak menteri," imbuhnya.

Baca Juga: Luhut di Podcast Deddy Corbuzier, Sempat Marah Gegara Deddy Nanya Pedes, Netizen: Kepala Pundak

Seolah tak mau dianggap menteri paling bisa, ia menduga bahwa amanah yang diberikan Jokowi itu mungkin karena cocok bagi dirinya. "Ya mungkin karena saya cocok untuk ngerjain ini makanya ditugasi," katanya.

Deddy yang mendengar pernyataan Luhut tampak merasa cukup dengan jawabannya. Ia pun tak melanjutkan lebih jauh soal peran Luhut yang tampak lebih menonjol dibandingkan menteri-menteri yang lain.

Sikap Presiden Jokowi yang percaya terhadap kemampuan Luhut menangani masalah besar sebenarnya bukan hanya saat pandemi ini. Pada Oktober 2015 lalu, mantan Kepala Staf Kepresidenan RI itu ditunjuk Jokowi sebagai koordinator penanggulangan bencana kebakaran hutan dan kabut asap.

Baca Juga: Menko Luhut Panjaitan Tak Segan Pecat Kepala Daerah yang Langgar PPKM

Ia memegang kendali penuh dalam memimpin operasi penanggulangan kebakaran hutan dan asap yang terjadi di Sumatera, Kalimantan, dan Papua saat itu. Tercatat ada 21 jajaran pejabat yang terdiri dari kepala daerah, Kepala Kepolisian RI hingga panglima TNI yang bekerja di bawah garis koordinasinya.

Memang Luhut adalah rajanya koordinator. Saking seringnya diandalkan dengan jabatan itu sampai-sampai Luhut digelari "Lord Luhut" dan juga "Menteri Segala Urusan". Saat memimpin penanggulangan bencana kebakaran, ia tengah menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan.

Lima tahun berselang, ia dipercaya Jokowi sebagai Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi. Di tengah kecamuk wabah corona yang melonjak tinggi saat ini, jabatan sebagai koordinator untuk menanggulangi bencana kembali ia sandang.***

Editor: Alfin Pulungan


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x